Tips Aman Mengelola Facebook Bagi Orang Tua

Facebook adalah salah satu sosial media yang masih eksis hingga saat ini dan yang bisa digunakan untuk berjualan ringan dengan facebook. Meskipun ada banyak sosial media lainnya yang merajai dunia smartphone, namun Facebook masih mampu menunjukkan eksistensinya dalam dunia smartphone. Facebook merupakan media yang memungkinkan kita untuk berbagi foto, video, maupun status kepada seluruh kawan kita di media sosial tersebut. Bagi Anda yang sudah bertahun-tahun menjadi pengguna Facebook tentunya sesudah mengetahui kejahatan-kejahatan yang sering terjadi dan disebabkan oleh penyalahgunaan Facebook. Lalu apa saja kejahatan yang dapat dilakukan melalui media Facebook?

Kejahatan Melalui Facebook

Seiring banyaknya pengguna Facebook dan kemudahan dalam membuat akun Facebook, kejahatan melalui media sosial tersebut juga semakin banyak. Tidak hanya kejahatan berupa penipuan tetapi juga pembunuhan sering terjadi dan diawali dengan digunakannya media Facebook tersebut. kejahatan yang pertama adalah pembajakan akun. Apakah Anda pernah memperoleh email yang seolah-olah menggambarkan bahwa Anda mendapatkan email resmi dari Facebook? Jika iya, Anda perlu berhati-hati. Sebab, bisa jadi email tersebut memiliki niat untuk membajak akun Anda. Email tersebut biasnya akan meminta Anda untuk melakukan login ke akun Facebook Anda melalui link yang ada pada email tersebut, kemudian setelah Anda melakukan log ini Facebook, maka sang pembajak akan dengan mudah mengetahui seluruh data yang Anda miliki.

Kejahatan yang kedua adalah pencurian identitas media sosial. Kejahatan yang satu ini adalah kejahatan yang sering sekali dilakukan oleh para penyalahgunaan Facebook. Kejahatan ini dilakukan dengan cara mengambil beberapa foto serta identitas dari akun seseorang. Misalnya seorang oknum yang mengambil foto gadis cantik untuk membuat akun palsu dan menggunakan identitas yang sama dengan akun aslinya. Akun tersebut dia gunakan untuk menipu pengguna Facebook lainnya dengan modus berkenalan dan kemudian melakukan kencan online dengan tujuan untuk mendapatkan sejumlah uang.

Kejahatan yang ketiga adalah dengan memanfaatkan fitur GPS yang ada pada Facebook untuk mengetahui keberadaan seseorang yang menjadi target. Target yang dimaksud adalah target kejahatan tertentu, bisa kejahatan berupa penipuan atau bahkan pembunuhan. Keberadaan fitur GPS pada Facebook ini selain memberikan keuntungan bagi penggunanya, juga dapat menimbulkan kerugian jika terjadi penyalahgunaan.

Kejahatan berikutnya adalah ancaman palsu. Kejahatan melalui Facebook berupa ancaman palsu tersebut biasanya dilakukan pada akun yang telah berhasil dibajak. Oknum yang membajak akun tersebut akan berpura-pura menjadi pemilik akun asli. Biasanya oknum tersebut akan membuat cerita seolah-olah sang pemilik akun asli sedang mengalami musibah. Kemudian dia akan meminta sejumlah uang kepada teman-teman si pemilik akun asli.

Selain kejahatan-kejahatan tersebut, ada lagi beberapa kejahatan melalui Facebook dengan modus yang berbeda-beda. Lalu, apa yang dapat Anda lakukan untuk menghindarkan diri dari kejahatan melalui Facebook? Terutama bagi Anda para orang tua yang sudah memiliki anak. Tentunya Anda harus lebih menjaga diri Anda dan keluarga dari kejahatan cyber tersebut.

Mengelola Opsi Keamanan Dengan Baik

Ketika Anda ingin membagikan apa pun melalui Facebook seperti foto, video, ataupun status. Sebaiknya Anda perhatikan konten apa yang akan Anda bagikan tersebut. untuk foto-foto yang bersifat pribadi sebaiknya Anda memilih opsi “Only Me” dalam menu “Share With”. Atau Anda juga dapat memilih “Friends”. Dengan begitu maka tidak semua orang dapat memilih foto atau video yang Anda bagikan.

Menyamarkan Informasi Pribadi

Hal-hal yang bersifat pribadi seperti tanggal lahir, alamat, maupun nomor handphone sebaiknya Anda samarkan dari identitas di Facebook. Sebab, beberapa hal yang bersifat pribadi tersebut dapat disalah gunakan. Selain itu, identitas mengenai anak atau pasangan Anda juga sebaiknya disamarkan. Karena kejahatan melalui Facebook tidak hanya dapat mengintai diri Anda tetapi juga anak dan pasangan Anda.

Berhati-Hati Mengunggah Foto

Jika Anda sudah memiliki anak, maka berhati-hatilah dalam mengunggah foto anak Anda. jangan sampai foto anak Anda yang diunggah di Facebook memperlihatkan sekolah atau tempat yang biasa dia kunjungi. Begitu pula dengan usia anak dan lokasi dimana dia berada. Anda juga harus mengingatkan anak Anda untuk tidak membagikan hal yang bersifat pribadi melalui akun Facebook.

Tidak Sembarangan Menerima Permintaan Pertemanan

Memilih teman dalam Facebook juga harus diperhatikan. Jangan sembarangan menerima permintaan pertemanan, apalagi terhadap orang yang sama sekali Anda tidak mengenalnya di kehidupan nyata. Sebab, para penjahat yang melakukan aksinya melalui Facebook biasanya memiliki akun-akun palsu yang mereka manfaatkan untuk melakukan aksinya.

Jangan Terlalu Sering Posting

Jika Anda memiliki akun Facebook, maka pergunakanlah akun tersebut dengan sebijak mungkin. Jangan terlalu sering membanjiri halaman Facebook dengan postingan-postingan yang bersifat terlalu pribadi. Sebab, akun Facebook yang terlalu banyak mengeluarkan postingan akan menjadi sasaran empuk bagi para penyalahgunaan Facebook. Anda juga harus memeriksa peraturan keamanan setiap kali akan mengunggah konten tertentu.

error: Content is protected !!